Wednesday, July 2, 2014


Mother

Mother,
You are greater
You are raiser
You are keeper
You are lover

Mother,
Your heart is full of prayer
Your deed is for son and daughter
Every single word is a life lifter
Everything  you do is for the bright future

Mother,
My grateful is only for you
For everything you always do
Wish God is always with you

Happy Family, we will do



Mom, I love you

Mom, you love me
Mom, you help me
Mom, I want to hug you
Mom, I always pray for you
Mom, I will always love you

Mom, you make me strong
Mom, you lead me if I am wrong

Mom, you are the real preserver
Mom, you are the strongest fighter
Mom, always keep and see me dance my dreamer
For I love you Mom, ever and forever 

Sunday, January 5, 2014

Hujan di Januari 5, 2014

Hujan di luar sana
Menebar aroma
Aroma tanah yang mewakili segenap rasa
Rasa rindu yang tiada terkira

Hujan di negeri ini
Hujan pula di negeri pelangi
Negeri di seberang negeri
Dimana kau di sana dan aku di sini

Jauh nan di sana aku merindu
Merindu akan seorang sahabat hatiku
Tak pernah kau bertegur sapa padaku
Tapi hati ini selalu untukmu

Bagaimanakah kabarmu?
Bagaimanakah perjalananmu?
Pertanyaan itu tak perlu dijawab karna aku tahu
Setiap langkah kakimu, selalu terekam dalam memoriku

Wahai engkau sahabat hatiku
Siang malam doaku terpanjat untukmu
Semoga kita kelak bertemu
Di tengah padang dandellion ungu
Mengharu biru penuh deru
Deru senyum canda tawaku dan tawamu
Dan tawa para sahabat sejati yang telah menantimu
Semoga terlimpahi berkah atas kita semua dari Maha Pencipta Bumi dan Langit berlapis tuju



Thursday, January 2, 2014

January 2, 2014


Aku sampaikan salam rinduku
Padamu wahai sahabat hatiku
Aku tanyakan kabar beritamu
Karna aku sangat ingin tahu

Ingin tahuku karena diriku
Bukan kamu juga bukan kamu
Namun hatiku dan diriku

Walaupun sepatah dua patah kata saja
Itu sudah sangat berarti bagi dunia
Mengubah murung jadi tawa
Membuat tawa jadi lebih bermakna

Wahai kau kupu biru
Esok kembali kau kan kepakkan sayap birumu
Arungi samudera nan luas nian
Hingga kau akan tiba di taman seberang

Akankah kau ingat aku?
Aku yang selalu merindukan kupu
Melukis kupu dalam hatiku
Begitu indah kuwarna ungu

Pergilah kawan demi masa depan
Tak akan ada penghalang untuk sebuah impian
Gapailah bintang dan juga bulan
Bawalah pulang untuk jadi persembahan

Persembahan untuk yang kau cinta
Cinta suci yang tiada tara
Bukan karna rupa atau pun harta
Namun cinta karna yang Kuasa

Walaupun tak ada kabar
Itu tak apa
Hatiku gemetar
Itu tak mengapa
Aku menantimu disini degup bergetar
Akankah aku bisa bersua merajut tawa?

Tak mengapa,
Tak jadi apa,
Dengan siapa
Akan bagaimana
Satu hal yang harus aku pegang
Janganlah putus asa untuk menggapai asa

Dandellion ungu untuk kupu biru